Review:Kehadiran seorang manusia separuh atlantean
Pahlawan-pahlawan super dalam semesta DC bisa dibilang jauh lebih ampuh memantik imajinasi. Karakter superhero-nya kebanyakan datang dari luar Bumi, tidak manusiawi dan rentan seperti karakter-karakter utama dari Marvel. Superman, Supergirl, Green Lantern, Starfire, dan J’onn J’onzz adalah alien. Wonder Woman dan Aquaman datang dari dunia-yang-belum-terjamah manusia. Mereka membawa latar belakang cerita yang bikin anak-anak di bawah 10 tahun bertualang bebas ke dunia fantasi.Sementara Iron Man, Captain America, Black Widow, Hawkeye, SpiderMan, atau Hulk adalah manusia biasa yang hidup di Bumi—yang dapat kekuatan super dari uang, zat radio aktif, atau bahkan sama sekali tak punya kekuatan super. Konflik mereka biasanya lebih kompleks karena konspirasi di pemerintah, Hydra, dan S.H.I.E.L.D. Itu sebabnya Marvel Cinema Universe (MCU) cenderung lebih berhasil merenggut perhatian para dewa
Aquaman menyelam dengan arus menghibur, menghadirkan tontonan pahlawan super bernuansa CGI (computer generated image/pencitraan komputer) yang memberikan aksi energik dan menyenangkan,” tulis Rotten dalam konsensus kritiknya.
Aquaman (diperankan oleh Jason Momoa) sebenarnya sudah muncul sekilas dalam Batman v Superman: Dawn of Justice (2016). Ia bahkan sudah beraksi menyelamatkan dunia bersama Batman, Superman, Wonder Woman, dan Flash dalam Justice League (2018).
Namun, film Aquaman adalah kisah asal mula si manusia laut bernama asli Arthur Curry itu.
Aquaman bermula saat Ratu Atlanna (Nicole Kidman) terdampar di mercusuar yang dijaga Tom Curry (Temuera Morrison). Tom menyelamatkan perempuan itu, yang rupanya ratu kerajaan bawah laut Atlantis. Keduanya jatuh cinta dan lahirlah Arthur.
Setengah manusia darat, setengah laut; Arthur tak mau meneruskan tahta Atlantis setelah tahu sang ibu dikorbankan bangsanya sendiri karena punya anak haram dengan manusia darat.
Sampai suatu hari saudara tiri Arthur, Raja Orm (Patrick Wilson), ingin menjadi Ocean Master dan menyerang manusia darat, demi supremasi Atlantis di Planet Bumi. Melihat ambisi Orm, Putri Mera (Amber Heard) dan Vulko (Willem Dafoe) si penasehat kerajaan berusaha membujuk Arthur untuk menghadapi takdirnya dan meneruskan tahta kerajaan bawah laut.
"Aquaman tidak sempurna, tapi secara keseluruhan merupakan film petualangan yang menghibur dan salah satu film terkuat dalam waralaba DCEU yang tidak konsisten," puji Hugh Armitage


Komentar
Posting Komentar